بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

senang menyenangkan orang lain

By 2:04 PM

RASULULLAH SAW. Bersabda:"Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat bagi manusia lain."

Dalam hadis lain beliau menerangkan:" Tidak ada kebajikan yang lebih utama setelah iman, selain mendatangkan manfaat bagi orang lain, dan tidak ada kejelekan yang lebih jahat setelah musyrik, selain mendatangkan kesengsaraan pada orang lain."

Untuk dapat memberikan manfaat syaratnya harus memiliki kelebihan baik berupa: Ilmu, kekuatan - ataupun uang.

Sedang "kelebihan" itu, hanya bisa diperoleh dengan usaha dan doa. Allah SWT menegaskan, Dia tidak merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum itu gigih mengubah nasibnya sendiri.

Islam sangat memuji dan memuliakan orang yang bekerja. Tentunya kerja dengan jalan halal. Salah satu contoh.

Ketika pulang dari perang Tabuk, Rasulullah SAW. Bersalaman dengan salah seorang sahabat. Terasa telapak tangannya agak keras, karena kapalan.Ketika ditanya penyebabnya, lelaki itu menjawab:"Kapalan,melepuh karena mengolah tanah mencari nafkah." Mendengar pengakuannya Utusan Allah ini merasa terharu dan langsung mencium tangannya seraya berkata, lebih kurang" Tangan seperti ini tidak akan disentuh api neraka".

Sekali waktu para sahabat melihat seorang laki-laki yang berbadan tegap dan kuat. Mereka amat berminat memanfaatkannya untuk memperkuat barisan jihad. Tetapi orang itu menolak. Mereka melapor kepada Nabi SAW. Beliau bersabda:"Bila orang itu keluar dalam kaitan merawat kedua orang tuanya yang renta, maka dia sama dengan berjihad. Jika dia keluar berniaga untuk mencari rejeki bagi anak-anaknya maka dia sama dengan berjihad. Bila dia keluar untuk mencari sesuatu bagi dirinya sendiri agar tidak meminta-minta kepada orang lain, maka dia sama dengan berjihad."

Karenanya, hanya dengan memiliki kelebihan itulah kita bisa berbuat untuk menyenangkan orang lain, sesuai sabda Rasulullah SAW:" Tangan diatas lebih mulia dari tangan yang dibawah." Maka kilah Drs.Ibdalsyah.MA dalam bukunya Nasehat Orang Bijak, letak kebahagiaan hakiki adalah dengan membahagiakan orang lain.

Bayangkan," Duduknya seorang suami untuk menyenangkan istrinya sama dengan iktikaf di mesjidku. "Demikian sabda Rasulullah SAW. Sebaliknya seorang suami yang mengecewakan istrinya, akan memperoleh kerugian walaupun ia ahli ibadah. Simak satu contoh.

Di Madinah, Sa'ad bin Muazd terkenal sebagai sahabat yang sangat rajin beribadah. Ia sering menghabiskan waktunya untuk iktikaf di mesjid. Usai mengebumikan Sa'ad, Rasulullah SAW berkata," Tuhan menyempitkan kuburannya." Ketika ditanya sebabnya, beliau menjawab:" Ketika hidup, ia memperlakukan keluarganya dengan buruk."

Rasulullah SAW.sudaha memberikan contoh indah. Ketika bangun untuk salat tahajjud saja beliau masih minta persetujuan Aisyah RA dahulu. " Karena itu tutur K.H.Abdullah Gymnastiar,- yang akrab dipanggil Aa Gym, bila kita melakukan salat dengan khusyuk namun kita gampang meninggalkan kewajiban kita kepada istri dan anak-anak kita, maka kita tidak mungkin dapat dekat dengan Allah. "Rezeki bukan sesuatu yang kita kumpulkan melainkan yang kita nafkahkan. Kita senang bukan karena bisa makan enak,melainkan kita senang karena kita bisa memberi makan orang lain. Kesenangan orang lain itulah kesenangan kita. Kita untung sedikit, tapi bisa memberi keuntungan kepada orang lain, itu lebih baik daripada kita untung besar,tetapi merugikan orang lain, "tambah Aa Gym.

Rasulullah SAW. Menerangkan, "seseorang yang pada pagi hari berniat untuk membela orang yang teraniaya dan memenuhi kebutuhan seorang muslim, maka dia akan mendapatkan ganjaran yang didapatkan oleh seseorang yang mabrur hajinya."

Dalam satu hadis qudsi Allah SWT. Berfirman: "Aku tidak menjadikan Ibrahim sebagai kekasih(khalil),melainkan karena ia senang memberi makan fakir miskin dan salat ketika orang-orang terlelap tidur."

Jadi pengertian untung dalam Islam adalah kalau kita berhasil mengutungkan sebanyak mungkin orang lain.

Abu Asy Syaikh meriwayatkan. Kakeknya pernah bertanya kepada Rasulullah Saw. :"Ya Rasulullah!. Tunjukkan kepadaku amal yang menyebabkan aku masuk sorga." Beliau menjawab:" Yang memastikan kamu masuk sorga dan mendapat ampunan Allah adalah suka memberi makan, menebarkan salam dan berbicara dengan baik."Wallahualam.


http://www.opensubscriber.com/message/ppiindia@yahoogroups.com/1311489.html

You Might Also Like

0 comments