بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

Anak Pemberani Dari Anshar

By 1:32 PM , ,

Pernahkah kalian mendengar nama Mu’adz bin Amru bin Jamuh r.a dan Mu’adz bin Afra r.a?
Anak-anak pemberani yang membunuh Abu Jahal, seseorang yang sangat dzalim pada Rasulullah. Saya sampai nangis baca kisah mereka..
***
Abdurrahman bin ‘Auf adalah seorang sahabat yang terkenal. Ia berkata, “dalam perang Badar, ketika aku berdiri dalam sebuah barisan perang, kulihat sebelah kanan dan kiriku ada anak-anak kecil. Terlintas dalam pikiranku, seandainya di sisiku itu adalah orang dewasa dan kuat tentu lebih baik karena ia dapat membantu jika diperlukan. Namun yang sekarang ada di sisiku adalah dua orang anak kecil, bagaimana mungkin mereka dapat membantuku? Ketika aku sedang berpikir demikian, salah seorang anak memegang tanganku dan bertanya “Paman, kenalkah paman dengan Abu Jahal?” Jawabku “Ya, aku mengenalnya, mau apa kalian dengannya?” Ia berkata “aku mendengar ia selalu mencaci Rasulullah saw. Demi Allah Yang nyawaku berada di tangan-Nya jika aku melihatnya tentu aku tidak akan membiarkannya. Ia yang mati atau aku yang mati.” Aku sangat kaget dengan jawaban itu. Anak kedua pun bertanya seperti anak yang pertama, dan ia juga mengucapkan perkataan yang sama. Kebetulan ketika itu kulihat Abu Jahal sedang berkeliling. Aku berkata kepada kedua anak itu, “Lihat, orang yang kalian tanyakan sedang berjalan.” Mendengar ucapanku kedua anak itu langsung menghunuskan pedangnya dan lari menuju Abu Jahal. Dan ternyata Abu Jahal dapat dijatuhkan oleh mereka berdua.” (Bukhari)

Kedua anak itu adalah Mu’adz bin Amru r.a. dan Mu’adz bin Afra r.a. Mu’adz bin Amru berkata “ Aku mendengar bahwa tidak ada orang yang dapat membunuh Abu Jahal. Ia dijaga dengan sangat ketat, tetapi di dalam pikiranku, akulah yang akan membunuhnya.” Kedua anak itu berjalan kaki sedangkan Abu Jahal mengendarai kuda. Kedua anak itu berlari mendekati Abu Jahal yang sedang berkuda. Karena sulit menyerang Abu Jahal secara langsung, maka salah seorang anak itu menyerang kaki kuda yang ditunggangi Abu Jahal dan anak lainnya menyerang kaki Abu Jahal, sehingga Abu Jahal dan kuda yang ditungganginya sama-sama terjatuh. Kemudian kedua anak itu meninggalkan Abu Jahal dalam keadaan menggelepar tidak dapat berdiri. Kemudian, saudra mereka, Mu’awwidz bin Afra pun datang dan semakin melukai Abu Jahal kerena khawatir Abu Jahal akan bangun dan lari. Saat itu Abu Jahal belum terbunuh. Lalu datanglah Abdullah bin Mas’ud r.a yang langsung memenggal kepala Abu Jahal.

Mu’adz bin Amr berkata “Ketika memotong kakinya, Ikrimah bin Abu Jahal sedang bersama ayahnya. Ia menyerang pundakku sehingga tanganku terputus dan hanya sisa sedikit kulit yang menempel di badan. Kuletakkan tanganku dipunggung, dan selama sehari penuh aku berjuang dengan satu tangan saja. Ketika tangan tadi mulai terasa mengganggu gerakanku, maka kuinjak tangan itu dengan kaki, lalu kutarik keras hingga terputus tanganku dan kubuang potongan tangan itu.” (Khamis).
***
Subhanallah. Allahu Akbar. Bisakah kita seperti mereka?
Dikutip dari “Kisah Teladan Rasulullah saw. Dan para Sahabat r.a” oleh Maulana Muhammada Zakariyya al-Kandahlawi Rah.a

You Might Also Like

0 comments