بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

KETAKWAAN KEPADA ALLAH

By 1:40 PM , , ,

Ini adalah kisah-kisah tentang ketakwaan para Sahabat kepada Allah. Saya ambil dari buku “Kisah Teladan Rasulullah saw. Dan para Sahabat r.a.” pengarangnya Maulana Muhammada Zakariyya al-Kandahlawi Rah.a.
***

Ibnu Umar r.a sering menangis karena takut kepada Allah. Demikian seringnya, hingga matanya menjadi buta. Ada seseorang yang memperhatikan dirinya dengan heran karena banyak menangis, maka berkata ia kepada orang itu, “tampaknya engkau heran melihatku menangis. Sungguh matahari pun ikut menangis karena takut kepada Allah.” Dalam riwayat lain ia berkata, “Bulan pun menangis karena takut kepada Allah swt.”

Ketika seorang sahabat muda sedang membaca Al-Quran, lewatlah Rasulullah saw ketika bacaan pemuda tadi sampai kepada ayat yang berbunyi:
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (Ar Rahman :37)
Bulu roma pemuda tadi berdiri tegak dan menangis terisak-isak, sehingga napasnya hampir terputus. Ia berkata, “Ya Allah, apa yang akan terjadi padaku bila langit telah terbelah (kiamat)? Sungguh malang nasibku.” Lalu Nabi saw bersabda, “ Tangisanmu telah menyebabkan malaikat ikut menangis.”

Seorang Anshar terduduk menangis setelah menunaikan shalat tahajjudnya. Ia berkata, “Aku memohon perlindungan kepada Allah dari api neraka jahannam.” Nabi saw bersabda “Kamu telah membuat para malaikat menangis.”

Seorang sahabat bernama Abdullah bin Rawahah r.a. menangis sedih. Ketika terlihat oleh istrinya, istrinya langsung ikut menangis. Abdullah bertanya, “apa yang membuat kamu menangis?” jawab istrinya, “Apa yang menyebabkanmu menangis, itu pula yang membuatku menangis.” Kata Abdullah r.a. “Aku menangis karena membayangkan jika nanti aku harus menyebrangi neraka melalui shirat. Aku tidak tahu apakah aku akan selamat atau tinggal disana.”

Suatu ketika, Zurarah bin Aufa r.a. sedang shalat di dalam masjid. Ketika sampai pada ayat:
Apabila ditiup sangkakala. Maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit. (Al Muddatsir :8-9)
Ia terjatuh dan langsung meninggal dunia. Lalu orang-orang membawanya ke rumahnya.

Ketika Khulaid r.a. sedang shalat dan sampai pada ayat:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (Al-Ankabut:57)
Ia pun mengulang-ulang ayat tersebut. Tiba-tiba terdengar dari suara dari sudut rumahnya, “berapa kali kamu hendak mengulang-ulang ayat itu? Bacaanmu telah menyebabkan kematian empat jin.”

Kisah lainnya mengenai seseorang yang sedang mengerjakan shalat, kemudian sampailah ia pada ayat yang berbunyi:
Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu dan mereka dikembalikan kepada Allah pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan. (Yunus : 30)
Tiba-tiba ia menjerit dan menggelepar hingga meninggal dunia.
***
Suddenly I forget the way to talk…
Ya Allah, betapa hinanya kami yang sering melalaikan Mu…
Ampuni kami ya Allah.. Ampuni kami…
Dan berikanlah kami kekuatan untuk senantiasa mengikuti mereka.
Amiin.

You Might Also Like

0 comments