بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

perang cahaya

By 9:20 PM , ,

aku ingin langitku gelap.
seperti hutan yang menyanyikan senandung alam.
bisu. tapi indah.

aku ingin langitku gelap, dimana aku bisa melihat bintang berpendar. memantulkan kristal cahaya kehidupan.

aku ingin langitku gelap, tenang, dan dingin.
tanpa perang cahaya. antara lampu merkuri dan kilau gemintang.

Polusi Cahaya. mungkin kebanyakan orang tidak mengetahui, apa sebenarnya yang membuat suatu cahaya yang tidak menempati ruang dan dimensi menjadi suatu polusi?
Boscha kira-kira tahun 70an, benar benar berada di tengah hutan. tidak ada perumahan dalam radius 10km. cuaca yang stabil, menjadikan teropong nan besar itu tidak mengalami turbulensi. alhasil bintang dengan cahaya lemah masih bisa dilihat dalam kegelapan dan kesunyian, mempersembahkan gemerlap indah, seperti romantisme dan renaisance, dua masa yang terkenal dalam perjalanan seni.
namun lama lama manusia beranak pinak, mengambil lahan lahan di kota Bandung, the paris van java, atau yang hiperbolanya kota yang diciptakan Tuhan dalam keadaan tersenyum. pemukiman padat merayap, dan akhirnya Boscha sudah dikelilingi perumahan hanya dalam radius 1 km.

lampu lampu itu penyebabnya.
kita tidak bisa menyalahkan Thomas Alfa Eddison atas percobaan ribuan kalinya. tapi kenapa kita tidak berpikir tentang alam? lampu lampu temaram lama lama dibuat berpuluh, beratus kali dayanya agar lebih terang.
pasalnya, kita tidak berpikir tentang kemana arah penyinaran lampu. cahaya dalam kaca itu tidak hanya menerangi kita, tapi juga langit. tidak hanya dibawah, tapi juga diatas (ternyata tudung lampu itu penting ya).
mungkin dari ketinggian, lampu lampu yang berpijar di malam hari indah. ya, tidak ada yang menyangkal, bukit bintang itu indah. tapi ternyata pengaruhnya ke pengamat astronomi.

bintang itu seperti manusia, beragam. ada yang terang ada yang redup. karena langit terang oleh kaca cahaya, maka bintang yang redup bisa luput dari pengamatan. kasihan kan?
akibatnya?
belum ada penelitian lebih lanjut. tapi berdasarkan apa yang saya baca, banyak kemungkinan yang terjadi.
barangkali nanti meteor berbahaya yang redup akan sulit terdeteksi, akibatnya bisa fatal.

aku suka dengan bukit bintang, istilah dari suatu novel untuk dataran yang lebih rendah yang punya banyak kerlap kerlip lampu, menyerupai bintang.

tapi aku lebih suka langit yang temaram, tapi bisa terlihat gugusan, entah orion entah gubug panceng. atau kalau lebih beruntung lagi, kita bisa lihat milky way...

biarkan langit tetap gelap, karena kegelapan adalah caranya untuk bersinar dan mengkristal.

You Might Also Like

0 comments