بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

Konspirasi Geopolitik atau Agama?

By 7:18 AM

Ketika kau mengenal Islam, maka kau mengetahui ada yang salah pada dunia.

Menyoroti berbagai konflik saat ini dan berbagai ketidakpercayaan publik atas berita yang terjadi secara mendunia pasti membuat manusia bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi sebenarnya?
Apakah konflik dan ketidakpastian yang terjadi di dunia di akibatkan oleh suatu kekuatan politik?
Negara?
Atau agama?

***

Mungkin lucu bagi kalian ketika kalian tahu, saya sedang mencoba menghubungkan berbagai rentetan kejadian di dunia dengan masalah agama—tentunya dengan berbagai literatur. Sampai sekarangpun, banyak yang menganggap Palestina-Israel hanya merupakan sengketa geopolitik. Di Timur Tengah dan Afrika Utara, demam demokrasi seperti sudah menjadi hal yang basi. Tak banyak, saya rasa, yang mengikuti alur ketegangan yang ada di sana. Biasa. Membosankan. Dan tak ada hubungannya dengan agama. Murni politik. Murni kebusukan. Dan murni karena ketertindasan rakyat.

Libya, Mesir, Yaman, Bahrain, Tunisia, dan terus merembet ke berbagai tetangganya bagaikan jejak harta terpendam yang terkutuk, mencari dimana demokrasi bersembunyi.
Ya, terkutuk. Sebab setahu saya, ketika suatu negara memulai era demokrasi, akan terjadi suatu penyesuaian yang banyak memakan korban, karena para elit politik tidak siap dengan kedaulatan di tangan rakyat, tidak siap menerima kekalahan karena sudah terbiasa dengan kemenangan yang diatur oleh negara. Dan akibatnya, para elit politik yang kalah akan melancarkan berbagai isu untuk kemenangannya, yang paling ampuh adalah isu SARA dan kemudian menumbalkan banyak manusia. Oh, saya benci berbicara politik. Lebih jelas bisa mencari di google dengan keyword “Bahaya demokratisasi di Timur Tengah”.

Lagi pula, siapa yang menciptakan demokrasi?
Itu hanya alat untuk melancarkan suatu misi, bukan?

***

Saya sedikit tertarik ketika membaca kutipan wawancara Jerry Duane Gray, seorang muallaf mantan teknisi pesawat Angkatan Udara Amerika. Wawancaranya di tabloid Media Umat edisi 16 September 2010 tersebut berisi pendapatnya tentang rencana pembakaran Al-Quran oleh pendeta Terry Jones. Singkatnya, Gray menyatakan bahwa umat kristiani pada Al-Kitabnya tidak boleh menghina agama lain, jadi Terry Jones bukan orang Kristen.

Ia menyebutkan pelakunya adalah seorang Freemason. Aliran yang lambangnya berada pada uang satu dollar amerika itu merupakan sahabat dekat Iluminati dan Zionis. Apakah ketiganya merupakan Yahudi? Entahlah, saya tidak tahu. Yang jelas mereka jahat.

***

SEMBILAN PULUH ENAM persen media massa di seluruh dunia, menurut Gray, dipegang oleh mereka, Freemason, Iluminati, dan Zionis.
Merekalah yang memegang opini dunia.

Contohnya, siapa yang memulai opini bahwa Islam itu terroris? Berapa banyak orang yang percaya bahwa WTC itu dihancurkan oleh orang Islam, Sang Terroris? Dan bahkan, apakah Al-Qaida itu ada?

Mereka terus mendeskreditkan Islam dengan mengkampanyekan War On Terrorism (WOT). Dengan kekuatannya menghembuskan opini, pesawat yang menabrak WTC yang telah diidentifikasi milik Angkatan Udara Amerika sendiri berjenis E10 pun ‘disulap’ menjadi kepunyaan muslim sehingga kampanye War On Terrorism terasa nyata.

Karena kampanye WOT tersebut, AS juga berhasil menduduki Afghanistan, karena menurut mereka Afghanistan adalah basis teroris, Al-Qaida. Padahal, Gray mengatakan, bahwa yang dibunuh adalah penduduk sipil biasa dan menuduh bahwa ‘dia Al-Qaida’.
Masih belum percaya ini tentang agama?

***

Mereka mencanangkan The New World Order. Tatanan Dunia Baru, dengan satu kepemimpinan, satu agama.

Sekarang, selain menguasai 96% media massa, mereka—Yahudi—juga menguasai 98% kebijakan dunia, termasuk dengan mencengkram PBB, IMF, WHO, dan World Bank. Gray menuturkan bahwa sesungguhnya George Washington (presiden pertama Amerika) adalah Freemason. Juga George Bush, bahkan Obama.

Obama?

Ya. Presiden Amerika yang diharapkan dapat sedikit ‘lembut’ terhadap muslim nyatanya sudah berkhianat semenjak 4 Juni 2008, dengan membuat janji kepada Israel, bahwa semenjak hari pertama menginjakkan kaki di Gedung Putih, dirinya akan menambahkan bantuan untuk Israel sebesar 30 milyar dollar per tahun. (Bisa di google dengan keyword Obama AIPAC).

***

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anh berkata, Rasulullah bersabda: ‘Akan keluar dari Khurasan Panji-Panji Hitam. Maka (Panji-Panji Hitam) itu tidak dapat ditolak oleh sesuatu apapun sehinggalah ditancapkan di ‘Ilya.’” (HR. At-Tarmizi)
Sabda Nabi SAW “Jika kamu semua melihat Panji-Panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah Panji-Panji itu ada khalifah Allah yang mendapat petunjuk.” (Ibnu Majah, Abu Nuaim, dan Al-Hakim)
Khurasan adalah Afghanistan, dan ‘Ilya adalah suatu Bandar dekat Baitul Maqdis.

Hadits ini menunjukkan ketakutan Yahudi terhadap Islam. Pernah dengar tentang Pohon Ghurqad dan sekarang yahudi sedang membudidayakannya, kan? Mereka juga takut akan pasukan Panji-Panji Hitam dan akhirnya melancarkan agresi ke daerah Afghanistan dan mengunci daerah Palestina.

Demam demokrasi diciptakan untuk misi mereka menancapkan kuku-kuku mereka ke daerah Timur Tengah, menjawab mengapa DK PBB mengeluarkan suatu perintah yang menggoyang pemerintah Libya. Saya sendiri, sampai sekarang, tidak tahu mau membela siapa di Timur Tengah, hanya bisa berdoa semoga Allah mengirimkan bantuannya kesana.

Selanjutnya, mereka merusak sendi-sendi kekuatan Islam (dan agama lain yang tidak sesuai dengan misi mereka) dengan budayanya.

“Dia (Yusuf) berkata, “Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir) karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga dan berpengetahuan”’
Q.S. Yusuf : 55
Di dunia ekonomi, hampir tidak ada negara di dunia yang tidak tersentuh ekonomi kapitalis. Para pemimpin keuangan dibuat rakus dan bodoh, yang pintarpun bisanya membodohi. Sehingga nantinya, ekonomi berkiblat pada yahudi.

“Di antara tanda berpalingnya Allah dari seorang hamba adalah Dia menyibukkan sang hamba pada sesuatu yang tidak bermanfaat.” (Al Hasan Al Bashri)
Menyibukkan pemuda-pemudi kepada segala sesuatu yang tidak bermanfaat, lebih senang nonton film, mendengarkan musik, dan terserang virus hedon. Juga olahraga maniak, seperti sepak bola, yang ternyata melibatkan berbagai dominasi Yahudi, selain juga merupakan perbuatan menyia-nyiakan waktu.

Penguasaan bidang hiburan oleh yahudi yang bertujuan menyebarkan budaya erotis, porno, hedon, mewah, dan sebagainya yang mengacaukan pikiran manusia, sehingga orientasinya hanya pada kesenangan dunia, padahal Allah sudah menyeru untuk jangan mendekati zina. Padahal Allah sudah menyeru bahwa dunia hanya permainan semata.

Kemudian paham emansipasi wanita yang membuat wanita keluar dari fitrahnya. Meneriakkan pada dunia bahwa wanita harus sama dengan laki-laki.

Kemudian juga para pemikir sesat yang menjerumuskan. Sebut saja JIL dengan doktrin bahwa semua agama sama dan Ahmadiyah yang berkata bahwa ada nabi ke 26. Sesungguhnya mereka menginginkan perpecahan di kaum muslimin, sehingga kita dapat dengan mudah ceraiberaikan.

***

Entahlah. Pada akhirnya ini hanyalah sebuah opini.

Agama ini tidak membutuhkan kita, kitalah yang membutuhkan agama. Karena tanpa kita pun Allah telah berjanji untuk menolong agama ini.
Yang jelas, kita telah tahu sama tahu, apa yang sesungguhnya terjadi pada muslim kebanyakan. Ya kemacetan, kemunduran.
Kelupaan terhadap dua pusaka yang Rasulullah titipkan saat ibadah haji terakhirnya.

You Might Also Like

2 comments

  1. di cek tulisan tentang ahmadiyah..36 atau 26

    untuk sepakbola,,tergantung dari pribadi masing2,,diniatkan untuk apa...
    Nabi menyukai kaum yang kuat daripada kaum yang lemah...sepakbola hanya diniatkan untuk olahraga menyehatkan badan...(pembela sepakbola..hehehe)

    tulisanx sangat bermanfaat...^^

    ReplyDelete
  2. oyaaa makasih koreksinya haha.

    yang maksud sepakbola disini dalam konteks global, sepakbola dunia, yang ajang perjudian dan perjualbelian pemainnya melibatkan yahudi.
    Wallahu'alam

    ReplyDelete