بسم الله الرحمن الرحيم

herstory...

just another stories about girl who's trapped in me

Tak Bisa Memilih

By 7:52 PM

"Perhatikan, sayang. Coba ini huruf apa?"

Anak kecil yang satu itu mudah sekali terdistraksi. Jika anak yang lain mampu dengan jernih menatap mata saya, tidak sama halnya dengan dia. Rasanya tunik mata kami tidak akan pernah bisa bersinggungan lama. Rasanya Iqra' di depannya, yang warnanya abu-abu kusam dengan tulisan hitam, memang tidak akan pernah bisa mengunci perhatiannya. Pun barang dua menit.

Berkali-kali harus mengarahkannya, memegang pipinya dan memaksa dengan halus agar wajahnya mengarah ke buku di depannya.

Ketahuilah, bahwa anak itu tidak bisa memilih. Tidak pernah bisa memilih.

Ada perasaan haru yang sangat ketika orang tuanya berkonsultasi tentang anaknya. Karena saya tau, orang tua itu pun tidak bisa memilih anaknya akan seperti apa. Maka, dengan segala perenungan, saya hanya bisa terdiam sepanjang perjalanan pulang.

Ibu itu, walau hatinya pasti sempat tercabik, walau setitik malu mungkin pernah menggerogotinya, akhirnya mematikan semua indera pesimismenya. Bertumpu pada Yang Maha. Berusaha supaya anaknya tetap mengenal a ba ta. Dan lihatlah, walau terdistraksi berkali-kali, walau dengan susah payah tenaga, anak itu tetap berusaha mengaji.

Sedangkan kita? Yang dipilih untuk bisa melihat, mendengar, dan berpikir secara sehat (serta nikmat tidak terhitung lainnya), baca Quran pun masih terbata-bata. Sehari baca, sebulan lupa.

Ya Tuhan, ampuni kami...

***

Terima kasih untuk seseorang yang sudah mengenalkan saya ke dunia itu. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita pada kebaikan.

You Might Also Like

0 comments